• Jl. Raya Pajajaran Kav. E-59
  • (+62)2518322185, 085211522622 (WA)
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • JITV
    • Wartazoa
    • Pedum / Juknis
    • Buletin
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
103 dilihat       22 Oktober 2026

Pulih dari Bencana, Sawah di Samalanga Aceh Kembali Ditanami dan Siap Panen

BIREUEN — Sektor pertanian di Aceh terus menunjukkan pergerakan positif pascabencana. Ketua Tim Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Wilayah Aceh, Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A.Cd., meninjau langsung kondisi pemulihan lahan pertanian di Gampong Pineung Siri Bee, Kecamatan Samalanga, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh pada Kamis (22/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Satgas PRR didampingi langsung oleh Penanggung Jawab Satgas Swasembada Pangan Provinsi Aceh yang juga Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Peterakan dan Kesehatan Hewan (PRMPKH/BRMP PKH), Dr. Drh. Agus Susanto, M.Si., Penanggung Jawab Satgas Swasembada Pangan Kabupaten Aceh Timur dan Aceh Tamiang yang juga Kepala Balai Perakitan dan Pengujian Ruminansia Kecil (BRMP RK), Muhammad Syawal Hasibuan, S.Pt. M.Si., bersama tim BRMP PKH dan para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL). Kunjungan ini bertujuan untuk melihat secara dekat hasil kerja rehabilitasi dan rekonstruksi lahan sawah yang sempat terdampak bencana.

Di wilayah Samalanga, Kabupaten Bireuen, area sawah yang sebelumnya sempat tertimbun endapan lumpur tinggi kini sudah kembali bisa ditanami. Berkat kerja sama dan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat setempat, beberapa titik sawah bahkan sudah bisa dipanen kembali.

PJ Satgas Swasembada Pangan Provinsi Aceh menjelaskan bahwa secara keseluruhan, pemulihan lahan pertanian di Aceh telah mencapai di atas 50 persen. "Hingga saat ini, pemulihan terhadap 57.000 hektare lahan sawah yang terdampak bencana telah dikerjakan melalui optimalisasi lahan dan rehabilitasi. Namun, masih ada sekitar 3.000 hektare lahan dengan tingkat kerusakan berat yang terus kita selesaikan," ujar Agus.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Presiden RI, Menteri Pertanian, dan Menteri Dalam Negeri atas tanggapan cepat serta komitmen tingginya dalam memulihkan sektor pertanian di Aceh.

Pada kesempatan tersebut, Agus juga menyampaikan bahwa melalui penerapan sistem pertanian modern Advance Agriculture System (PM-AAS), produksi padi diperkirakan akan melonjak drastis. Jika sebelumnya metode konvensional hanya menghasilkan 5 hingga 6 ton per hektar, kini hasilnya diproyeksikan meningkat hingga 10 sampai 11 ton per hektar. Pemerintah optimis Bireuen akan memasuki masa panen raya dengan produksi melimpah pada akhir tahun 2026 hingga awal tahun 2027.

Dalam proses pemulihan, pemerintah juga menerapkan beberapa penanganan khusus pada lahan, seperti, penanaman jagung dilakukan secara jangka pendek dan insidental dengan tetap menjaga luas baku sawah yang ada. Pengalihan fungsi lahan juga dilakukan khusus pada lahan sawah yang sudah rusak permanen dan tidak memungkinkan lagi untuk diperbaiki. Lahan akan dialihfungsikan untuk menanam komoditas palawija.

Sementara itu, Ketua Tim Satgas PRR Wilayah Aceh memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Pertanian atas kerja kerasnya memulihkan lahan di Aceh. Upaya ini merupakan inisiasi langsung dari Presiden Prabowo untuk menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya di tiga provinsi, yaitu, Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Imran juga memuji dedikasi tinggi para petani dan penyuluh lapangan yang bekerja keras mengembalikan fungsi sawah. Mengingat tingginya optimisme peningkatan hasil panen pada tahun 2026 dan 2027, ia menghimbau para petani untuk menyegerakan masa tanam.

"Kami mengimbau agar masa tanam dapat dipercepat dan tidak mengalami keterlambatan, sehingga target waktu panen yang telah direncanakan tidak terganggu," tutur Imran. (NH/SS)

Prev Next

- nandi


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Dorong Peternak Naik Kelas, BRMP PKH Kenalkan Teknologi Silase untuk Domba Garut
    28 Okt 2026 - By bayuramadhan
  • Thumb
    Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan
    20 Okt 2026 - By nandi
  • Thumb
    Wamentan Alim Siap Dukung Mentan Amran Percepat Transformasi Pertanian Modern
    20 Okt 2026 - By nandi
  • Thumb
    BRMP Gandeng Akademisi Kembangkan Bibit Ayam Lokal Unggul Demi Perkuat Swasembada Pangan Nasional
    16 Okt 2026 - By nandi

tags

Advance Agriculture System BRMP PKH BRMP RK Bireuen Gampong Pineung Siri Bee PM-AAS PPL PRR Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Petugas Penyuluh Lapangan Samalanga Swasembada Pangan

Kontak

(+62)2518322185, 085211522622 (WA)
(+62) 251 8328383
[email protected]

Jl. Raya Pajajaran Kav. E-59

Kel. Babakan, Kec. Bogor Tengah 

Kota Bogor - Jawa Barat 

Indonesia

16128

peternakankeswan.brmp.pertanian.go.id

© 2025 - 2026 Pusat Perakitan dan Modernisasi Peternakan dan Kesehatan Hewan. All Right Reserved